6.20.2012

Brand Management

Baru sempat menulis lagi, beberapa hari kemarin sempat tepar karena nyelesain laporan. Dengan meraba-raba, yah namanya proses belajar. Dari situ jadi tahu, dan ini masih prosesnya :) trying to enjoy the process. the result could be best if i am thinking for the best.
Dan berat badan pun naek 1 kg. Jaga makan lagi mulai malam ini.

Okey back to topik.

Selasa kemarin kuliah di Prasmul, dapet pelajaran marketing khususnya branding management. Materi ini diantarkan oleh Pak Prof Agus, yang memang bidangnya di marketing ini. Mantap sekali penjelasannya. Di masa sekarang ini, product management itu mengikuti branding. Berbeda dengan waktu lalu, dan industri farmasi, di mana brand mengikuti product. hmm menarik, 

Sebagai contoh dia menyampaikan bagaimana untuk proses branding awareness dan consumption itu jauh lebih mahal untuk membuat sebuah brand yang baru. Brand ini kemudian akan diikuti dengan produk-produk yang kemudian akan dikembangkan bermacam-macam. Dan produk-produk itu diharapkan akan meningkatkan citra atau awareness dari si brand itu tadi. Brand itu bisa diibaratkan sebuah sosok, di mana sosok itu yang akan mencitrakan produk-produk yang dihasilkannya. 

Di market yang mature ini akan sangat sulit untuk membangun sebuah brand baru. Akan lebih mudah untuk membeli brand yang sudah berkembang di masyarakat, contohnya multinasional company seperti unilever mengakuisisi teh sariwangi, buavita, dan beberapa produk F&B lainnya. Hal ini memang lebih nyaman, dibanding untuk membangun produk dengan brand baru dan menciptakan persaingan baru.

Dari sini dapat terlihat bagaimana sebuah brand itu bisa berpartisipasi terhadap profit sebuah si produk. Parameternya nilai brand ini bergantung dari surveyornya itu sendiri. Bagaimana perbandingan nilai atribut terhadap brand itu sendiri. Contoh untuk price vs brand, ada kalanya produk berapa pun harganya, orang akan membeli brand tersebut. Menarik memang, tapi seru.

Ada lagi contoh pembangunan brand yang menarik, Yamaha misalnya. Motor ini menggarap segmentasi market yang belum tergarap Honda. yaitu Mio, motor untuk cewek. Jadi ditag memang Yamaha itu memang motor untuk perempuan, dan Honda belum berani untuk ngikutin ini. Yamaha langsung meningkat penjualannya, peningkatan ini di bidang otomotif sangat luar biasa. Ada tambahan lagi, untuk semakin memantapkan posisinya sebagai motor untuk perempuan, yamaha menggandeng Mustika Ratu. maksudnya? sangat tidak nyambung kan ya, tapi justru lewat situ Yamaha bisa mengiklankan produknya dengan icon yang ditawarkan adalah Miss Universe dan Putri Indonesia (Shela waktu itu ada berita pernah naik Mio). Dari situ juga ada promosi yang beli motor yamaha bisa dapet kesempatan untuk berlibur bersama miss universe dan putri indonesia. Canggih memang strategi marketingnya. Semoga gw bisa seperti itu juga ya, bisa jenius dan di luar threshold untuk mencapai penjualan yang tinggi. Aamiinnn...

Semua ini hasil dari pengamatan pak profesor, kurang lebihnya dari blog ini saya mohon maaf. Ini hanya ringkasan dari kuliah 3 jam semalam. Udah tambah ngantuk, makan malem kebanyakan, jadinya perputaran otak kurang pasti juga. hehehe.

Share:

6.13.2012

Marketing and Segmenting

Selasa kemairn waktunya gw ke kelas lagi. Dan kita dapet pelajaran Segmenting dan Targeting...

Jadi kalau dipakai dalam bahasa yang lebih familiar, segmenting itu artinya memilah, dan targeting itu memilih. Keduanya punya arti yang berbeda namun berkaitan. Dan keduanya punya perbedaan di 'a' dan 'i'.

Kemarin diajarin beberapa pola mengenai targeting dan parameter untuk segmenting. Kemarin diliat contohnya adalah sabun batangan di modern channel. Memang menariknya dari pelajaran di kelas eksekutif adalah sharing dari praktisi tersebut kepada kelas. Pengalaman-pengalaman itu yang mahal, dan ndak bisa didapetin dari buku. Kasarnya kalau pelajaran di buku bisa aja kita ngerti dengan baca, dan memahami sesuai dengan kapasitas kita. Akan berbeda dengan memahami antara aplikasi di lapangan dengan teori yang ada. Pendalamannya akan lebih baik dan semuanya akan lebih clear dalam ditangkap.

Memang yang lebih sulit itu di segmenting, targeting akan mengikuti sesuai dengan segmenting yang telah kita laksanakan. Segmenting ini berdasar dari temuan beberapa ahli, di mana yang terdahulu dan terdasar itu adalah Philip Kotler, dan ada yang baru lagi dari orang usia 50an (saya lupa siapa namanya), yang membagi jenis market dari caranya menggunakan/ cara hidupnya: utelirisasi atau orang yang mengutamakan fungsi dari sebuah produk, lanjut lagi ada simbolis karena ingin dianggap, atau hedonis yang sudah jadi bagian dari lfiestyle?

Walaupun orang memiliki background yang sama, umur yang sama, dan pekerjaan yang sama, tapi akan bisa sangat berbeda dalam masalah lifestyle. Itu adalah pemnbedaan market sendiri. Dan yang paling baik adalah kombinasi dari seluruhnya, sesuai dengan misi dan visi perusahaan kita.

Share:

Tuesday Good Day

Morninggg!!!
Barusan sampai di meja kantor, nerusin proposal semianr IAMSA yang harus diedit sedikit lagi. Nanti coba bikin beberapa hal untuk di dalamnya. Kerja bareng teman yang baru masuk. Beberapa kali ndak ikut meeting gara-gara lagi training.

Kemarin Selasa ke Prasmul seperti biasa, di kantor dapet kerjaan, magabut juga akhirnya donlod-donlod themes buat di andro. DIkasih kerjaan tanpa ngasih tahu harus gimana dan contohnya gimana. Hmmm, gak jauh juga di sini pengkaderan memang sulit. Seakan semua ngomong bener sendiri, tanpa ada solusi dari yang ngomong. Entah kenapa emang penyakitnya begini ya? atau emang udah budaya bukan penyakit lagi? parah juga yah, semuanya kayaknya pleasure seeker, ndak mau susah, tapi mau dapet yang paling baik (ini diajarin lho semalem, kalau 20% segmentasi pasar Indonesia adalah 'pleasure seeker'). Seperti biasa aku ada di kondisi yang bingung mau ke mana dan mau berbuat apa dan sama siapa, berada di antara berbagai kubu dengan polaritas berbeda. Setiap kubu memiliki prioritas dan cara yang berbeda.

Aku sie cuman ngikutin siapa yang paling berwenang, Terus terang aku berusaha terbuka untuk orang-orang ngajarin, tapi ya kadang ndak sesuai dengan apa yang diinginkan sie user. Ini yang berbeda dari saat interview dengan kenyataan. Semuanya memiliki alasan ndak ada waktu, terlalu sibuk, seakan cuci tangan dan gak bertanggung jawab atas apa yang dia katakan. Semoga Allah memberikan gw kekuatan untuk selalu menepati apa yang saya katakan.

Posisi gw sekarang ini sangat tidak nyaman. Oke rate gw boleh lebih tinggi, but something precious is most of the thing is TIME! waktu gw kalau kayak gini bakalan habis. Serius gw, gw mencoba segala sesuatunya semua inisiasi sendiri. Okey, gw coba semuanya sendiri menurut gw, dan tahu gimana? gak ada yang benar, dikasih masukan aja ndak. Stress juga nie gw, kalau emang gak butuh gw okey gw cabs. That's it!

Beruntungnya pikiran gw sekarang teralihkan dengan kuliah di prasmul, kuliah per modul (CBM) ini memang membuka marketing buat gw. Gw sendiri di marketing tapi gw ndak tahu barang apa itu marketing. Begitu gw diterima gw langsung ditempatin di marketing. Semuanya tampak indah di awalnya. Dan semoga akan indah di akhirnya. Gw cuman bisa berusaha, berdoa, bersabar, dan minta doa dari semua lingkungan sekitar gw. Sabar, mungkin itu, dan passion, kedua barang itu yang semoga bisa bikin gw makin kuat di sini dan bisa bertahan indah sampai waktunya.

Gw lihat memang ke depannya perusahaan ini akan luar biasa, dengan pengembangan di dunia aviasi yang akan pesat. Akan sangat menarik, semoga hal ini bisa bikin gw menjadi orang yang bisa berguna bagi lingkungan sekitar dan dunia aviasi di masa depan. Mutlak sekolah lebih tinggi diperlukan, cuman satu alasan gw, dengan memiliki pendidikan yang lebih tinggi, gw bisa berbuat lebih banyak. Aamiin.

Share:

6.12.2012

Crowded Week

Alhamdulillah udah kelewat satu minggu penuh kesibukan. Syukur semuanya terlewati dengan baik (itu menurutku), semoga itu baik juga menurut Tuhan.
Satu-satunya hari yang santai adalah Hari Senin, di mana itu pun kurang bisa beraktifitas banyak, setelah weekendnya dihabiskan di Bandung. Yah, ke Bandung untuk beli gadget baru yang baru launching. Niatnya sie jalan ke BSM, lihat aja, kemungkinan ngantri banyak dan sudah habis itu besar. Hal itu yang bikin kita nothing to lose aja buat ke sana. Dan memang kalau rejeki ndak ke mana, akhirnya minang deh gadget yang satu itu. Nanti diceritain lagi mengenai gadgetnya.

Yup, Minggu kita pulang naek travel agak siang. Turun di Jatibening, bawa tas gede ngambil motor di penitipan. Udah persis kayak orang baru pulang dari Jawa. Panasnya matahari bikin ndak kuat. But, it was fun, boncengin pacar naek motor hari minggu. (lagunya Naif - Piknik 72 ikut mengiringi). Sampailah di rumah, mager, ndak jadi survey rumah, yang ada ngadem di rumah. wkwkwk.

Senin masih training mengenai Airworthiness, bagaimana pesawat udara itu bisa layak terbang atau tidak, semuanya dikupas tuntas di situ. Hari itu full training sampai seminggu ke depan (Jumat). Selasa - Rabu - Kamis pulang malam karena harus kuliah di Prasmul, lumayan juga berasanya bawa mobil tiga hari berturut-turut, dan belajar sekitar 14 jam dalam sehari? Bisa dibayangkan, tapi seru dan pasti semuanya ada manfaatnya. Inilah pijakan-pijangukan untuk menyebrang ke hal yang lebih baik di masa depan. Amien.

Rabu kita ujian dong mengenai consumer behaviour, di sana studi kasus tentang pemasaran mobil mewah inisial MB. Semoga aja nilainya bagus dan memuaskan, soalnya nulisnya ampe 6 halaman. Udah lama ndak ujian sepanjang itu. Dan Jumatnya pun sama, ujian airworthiness, serasa digampar captain america rasanya badan. Syukurnya ujiannya open book, jadi nyari kalimat yang match sama yang ada di buku. done!

Malemnya kita cabs ke jcc, ada pameran hape. Keren juga ada pameran hape dan komputer, dapet satu buah gigi biru buat nyambung dua gadget. Dapet dengan harga lebih murah cepeceng. Alhamdulillah kalau rejeki ndak ke mana ya. hehe. Besoknya lanjut lagi dari pagi kita ke cibubur, ada pelatihan training Quantum Healing. Nanti ada cerita menarik di balik Quantum Healing ini. Semuanya nanti dibahas lebih lanjut. Sabtu lanjut lagi sampe undangan di daerah TMII.  tambahnya macet di Sabtu malem yang sudah biasa. Konsentrasi udah hilang dan rasanya kayak digampar HULK (semuanya harus anggota The Avengers). Anterin pacar ke rumahnya (bareng papa mama juga dong, 'pemanasan' untuk lanjut ke jenjang berikutnya, wkwkwkwk, amiin). Udah deh sampai situ tidur langsung, dan bangun siangnya.

Minggunya bangun mendekati makan siang, ya semuanya capek, dan adek dari bandung udah dateng. Pas makan siang, nyeletuk dah tuh ke pameran komputer lagi. Hah? Lagi????!!! Ya dengan senang hati (bokap yang minta), gw jabanin dah. Ampe akhirnya gw lupa ngabarin cewek gw. Maaf ye yang, emang dasarnya dah teleng kepala. Sampe rumah ya balik lagi tidurnya. Phiuwww what a week.

Share:

6.07.2012

PhD Studentship

Barusan nerima kabar kalau ada temen kuliah keterima kerja di perusahaan navigasi. Maksudnya alat navigasi, dan ditempatin di London. Luar biasaaa... envy him. Semoga bisa mengikuti jejak langkahnya dia.

Barusan akhirnya kepikiran untuk nyari bahan untuk proposal PhD. Ya yang penting nulis dulu aja rencana dan rancangannya. Berikutnya sie tergantung yang di atas. Aamiin untuk segala sesuatu yang terbaik.

Jadi tadi langsung browsing northumbria university. Ngliat barangkali ada lowongan research studentship. Sampai akhirnya ngeliat profil supervisor ama dosen-dosen yang ngajar gw waktu itu. Sampai akhirnya gw lebih ngeliat masing-masing background. Kepikiran untuk cost estimation perawatan pesawat. Topik ini yang menarik. Masalahnya setiap perawatan pesawat dibagi ke dalam beberapa proyek. Baik untuk perawatan preventive maintenance akan sangat bergantung dari masing-masingnya. Dan setiap pesawat perlakuan operasionalnya pun akan beda. Maksud ini yang barusan gw sampein ke Bang Emerson, research student PhD di University of Manchester. Hope things gonna be well in the future. Insya Allah.

Mungkin saat ini harus belajar giat banget, ojt di beberapa bagian produksi untuk ngeliat sekaligus mengambil data, yang mana akan berguna untuk sekolah lagi. Aamiin.

Wish me luck please..

posted from Bloggeroid

Share:

6.01.2012

Consumer Satisfaction

Jadi lanjut kemarin mengenai pelajaran di Prasmul.

Udah sampai kita ke bahasan mengenai Cusomer Satisfaction. Jadi di sini disebutin beberapa hal mengenai atribut atribut yang bisa menjadi pemuas konsumen. 

Memang atribut dari sebuah produk (bisa produk maupun service), di mana setiap produk akan memiliki atribut hygiene yang ditawarkan atau diberikan kepada konsumennya. Atribut ini bersifat mutlak, bisa dirasakan, dilihat, dihitung dan ditandai (maksudnya bisa diraba oleh indera manusia). Beberapa contoh hygiene attibutes, seperti yang tertera pada buku catetan, waduh bukunya ndak dibawa pula. Nanti insya Allah discan terus dilampirin ke sini. Kalau di mobil ya termasuk bensinnya, atau pengurusan suratnya, servis gratisnya, dll.

Sedangkan berikutnya satisfier, yaitu nilai tambahan yang bisa diberikan, kaya contohnya test drive yang bisa diperpanjang, ditambah beberapa hal seperti extended warranty. Something like that. Ada beberapa hal dari atribut satisifer yang bisa berubah ke hygiene. Itu semua tergantung dari kebutuhan dan dinamika pasar. Rata-rata untuk B2B, satisfier atributte pada B2C akan menjadi hygiene. 

Memang waktu pelajaran ini gw belajar banyak. Classmates gw semuanya memiliki pengalaman-pengalaman yang luar biasa dalam bidang marketing. Jadi gw cuman bisa terpesona dan menelaah apa yang mereka katakan. Apalagi kemarin contoh soalnya diangkat dari proses pemasaran AC D*****. Ahlinya dalam solusi tata udara. Di sini dijelaskan gimana hygiene attribute yang ada di B2B level menjadi satisfier dalam bidang atributnya. hehehe.

Menarik sekali. Gw belajar banyak banget kemarin, dan gw bersyukur bisa dalam kelas itu. Semoga bisa menjadi batu pijakan yang kuat buat gw untuk masa depan. hehehe. :)



Share: